Sungguh membuat terharu bagi wali santri Sekolah Pesantren Enterpriner Al-Ma'un Muhammadiyah (S-PEAM) Pasuruan melihat anaknya melantunkan ayat-ayat suci yang dihafalkan selama enam bulan di pondok. Tetesan air mata tak tertahankan dari wali santri seiring anak santri lainnya menampilkan potensinya masing-masing. Dari mulai hafalan alQuran, pidato, drama, lagu, dengan bahasa inggeris arab, serta ada juga yg menjajakan produk usaha yg dihasilkan santri sebagai wujud menumbuh kembangkan jiwa enterprinershif pada santri di acara pelepasan libur semester.
Pada acara pelepasan libur semester santri SPEAM tahun ini para wali santri oleh pengurus diajak untuk ikut serta dalam membesarkan Pesantren ini dengan rasa optimis, dengan doa dan shalat tahajjud agar anak-anaknya berprestasi sesuai harapan. Begitu pun para pengurus SPEAM dapat menjalankan dan meningkatkan program yang sudah disepakati sebagai target pesantren dan dapat mewujudkan prasarana yang lebih memadai terutama dalam menyambut tahun ajaran baru ke depan.
Wali Santri seperti nya sangat bahagia melihat performance anaknya dalam acara pelepasan tersebut. Kebahagiaan itu terpancar dari senyuman dan mata yang berkaca-kaca. Sehingga ajakan pengurus kepada wali santri untuk membesarkan Pesantren ini secara bersama langsung disambut dengan mengucap hamdalah bersama.
Ada hal yang menarik dari metode pembelajaran di pesantren ini bahwa pembelajaran alQuran dan kitab kuning dapat dipelajari bersamaan di pesantren ini dengan menggunakan metode TAMYIZ. Metode ini dianggap mampu memutus waktu yang panjang dalam mempelajarai bahasa arab dengan waktu sesingkat-singkatnya. Santri sambil bernyanyi menghafalkan kaedah bahasa arab yang langsung diaplikasikan melalui baca dan hafalan alQuran. Metode yang belum ada di tempat lainnya. Sukses terus ...
Zulkarnain Nasution
Penulis adalah Alumni Al-Azhar University Cairo Mesir
20 December 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

Mantabs....
ReplyDelete