15 December 2021

Pegawai Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Mengikuti Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji

Gambar: Pembukaan oleh Subhan Cholid


Terkaget-terkaget dan gemetaran rasanya ketika Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Repulik Indonesia menunjuk Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai pelaksana Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji. Dimana pesertanya dari internal sendiri. Ujar Dr. Ahmad Sarbini, M.Ag dalam sambutannya. 


Sebagai Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati, menyampaikan bahwa sempat terpikir kenapa Ditjen PHU sebagai praktisi haji dan pemangku kebijakan yang hari-harinya fokus pada terselenggaranya haji dengan baik. Justru mengirimkan pegawainya untuk di sertifikasi menjadi pembimbing manasik haji di UIN Bandung. 


Apakah ini sengaja dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan proses sertifikasi pembimbing manasik haji di UIN Bandung. Dengan berpura-pura menjadi peserta sertifikasi pembimbing manasik haji, diiringi riuh tawa peserta.


Gambar: Suasana Pembukaan acara 


Pada kesempatan yang sama Subhan Cholid Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri sekaligus sebagai Pejabat Plt Sekretaris PHU menyampaikan peserta ini yang sudah para pakar dalam penyelenggaraan ibadah haji juga harus di evaluasi, sudah benar belum mereka menyelenggarakan haji itu. Sudah pantaskah mereka ini memegang sertifikat pembimbing.


Dalam penyelenggaraan Ibadah Haji masih dapat kita temukan beberapa geft antara yang dipahami dan realita yang dihadapi. Misalnya isu jemaah haji ketinggalan bis. Inikan sederhana tetapi di kampus di Fakultas Dakwah itu menjadi isu yang perlu dibicarakan. Padahal tidak ada istilah ketinggalan bis, yang ada jemaah ketinggalan temannya. 


Karena bis shalawat pengangkut jemaah haji dari penginapan ke Masjidil Haram terus beroperasi selama 24 jam. Bila yang dimaksud bis antar kota, satu kursi saja ada yang kosong, bis pengangkut jemaah itu tidak akan berangkat sebelum memastikan kalau kursi itu milik jemaah. Demikian penjelasan Subhan seraya membuka secara resmi acara tersebut.


Adapun acara dilaksanakan tanggal 12 sampai dengan 17 Desember selama 6 hari di Hotel Shakti Bandung.







0 comments:

Post a Comment